Chocolate War “Hershey and Mars”

Objek   : Hershey Company dan Mars Company

Topik   : Iklan

Slogan :  

“Cokelat kami meleleh di mulutmu, bukan di tanganmu”

“Tidak ada kata yang mampu menggambarkan sesuatu dari bisnis cokelat selain keuntungan”

Perang cokelat di Amerika terjadi antara perusahaan Hershey dengan penantangnya yakni Mars. Kedua perusahaan ini memperbutkan pangsa pasar di Amerika dengan nilai sekitar 18 M. Hershey adalah perusahaan yang didirikan oleh Milon Hershey dan leader dari bisnis ini memiliki produk barang yakni Hershey Bar, sedangkan Mars adalah perusahaan yang didirikan oleh Forest Mars sebagai penantangnya memiliki produk Three Muscheters, Sniekers, dan M and M. Awal pemasaran dari kedua merek dagang ini adalah dengan menggunakan sistem door to door. Cara ini dilakukan oleh masing-masing perusahaan agar bisa laku. Kemudian cara ini berkembang dengan masing-masing perusahaan memiliki spesifiknya masing-masing. Konsep pemasaran atau iklan awalnya diterapkan oleh perusahaan Mars. Perusahaan ini berkerjasama dengan “HOLLYWOOD” dengan mengukir setiap nama artis di atas candybar M & M. Ini membantu setidaknya mengenalkan cokelat yang dimakan oleh artis yakni produk dari Mars. Selain itu, Mars juga terbantu dengan strategi mereka yang menggunakan televisi sebagai medianya untuk mempromosikan produk mereka. Mars menggunakan ikon animasi kartun yang membuat image dari produk M & M dengan mudah diterima oleh para konsumen. Lambang atau ikon dari Mars ini juga dijadikan lambang bagi perusahaan ini mengekspansi bisnisnya di seluruh negera.

Perang bisnis cokelat ini seakan-akan menjadi antiklimaks bagi Hershey karena pangsa pasar mereka semakin menurun karena digerus oleh Mars. Hingga akhirnya Bill Dearden mampu menyulap perusahaan yang awalnya tidak memiliki divisi pemasaran menjadi perusahaan ternama dan terpandang di Amerika lagi. Dengan keunggulan hampir berdirinya perusahaan ini 70 tahun, maka ini menimbulkan suatu masalah karena apa yang akan disampaikan dalam iklan yang akan ditampilkan oleh perusahaan Hershey. Hanya saja dengan slogan “Hershey adalah Cokelatnya Amerika” membuat perusahaan ini mampu kembali menjadi leader dari bisnis Candy Cokelat di Amerika.

Hanya saja strategi ini tidak bertahan lama karena pada tahun 70-an, bisnis ini mengalami kelimbungan besar-besaran. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga biji cokelat yang membuat kedua perusahaan ini menaikkan harga cokelat olahan mereka. Hanya saja, strategi Mars dengan memanfaatkan kelalaian Hershey yang menaikkan harga cokelat olahan dari 1 nikel menjadi 1 dime menjadikan Mars kembali jadi raja cokelat di amerika kembali.

Perang terus berlangsung, itulah yang kembali menjadikan perputaran nasib diantara kedua perusahan ini. Hrshey tidak tinggal diam dengan ap yang telah Mars manfaatkan. Strategi pemasaran berikutnya adalah dengan menggunakan bantuan HOLLYWOOD lagi, tapi kali ini diterjemahkan dalam bentuk film yakni E.T. Terlepas dari kontroversi film ini, Hershey kembai menjadikan mereka the king of chocolate Amerika kembali setelah memengaruhi konsumennya dengan film ini. Hingga saat ini, perusahaan Hershey masih menjadi leader dari bisnis cokelat di Amerika. Hanya saja, saat ini masih berlangsung Perang Cokelat dan masih menunggu sapa yang akan mengisi posisi pertama bisnis ini di tahun-tahun yang akan datang.

Iklan
Categories: Manajemen Pemasaran | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: